Toyota Kijang Innova Diesel vs Bensin

3 Keunggulan Toyota Innova Diesel dibanding Innova Bensin

Diposting pada

 

Toyota Kijang Innova sebagai penguasa pasar minibus di kelas medium MPV tidak terbantahkan lagi pamornya akan kenyamanan kaki-kakinya dan kebandelan mesinnya Guys. Mobil yang pertama kali di luncurkan pada tahun 2004 silam digdaya tanpa persaingan merajai penjualan mobil di kelasnya.

Walau dulu sempat ada Nissan Grand Livina yang bermesin 1800 cc atau KIA Carens 3 yang bermesin 2000 cc berusaha menggoyang kedigdayaan Toyota Innova namun pada tahta sang raja mobil MPV ini tidak tergoyangkan sama sekali Guys.

Padahal kalau dilihat mesin bensin yang digunakan kompetitornya lebih canggih dan bertenaga. Namun untuk ursan sasis dan penggerak roda para kompetitornya menggunakan sasis monocoque dan penggerak roda depan, di sinilah keunggulan Kijang Innova yang tidak dimiliki kompetitornya yaitu menggunakan sasis model tangga(ladder frame chassis) dan berpenggerak roda belakang sehingga handal dan nyaman untuk jalan-jalan pelosok bukan hanya jalan perkotaan.

Mesin Kijang Innova Diesel vs Bensin

Lalu untuk urusan mesin di Indonesia Toyota Kijang Innova dibekali dengan dua pilihan mesin, yaitu mesin Diesel dengan teknologi common rail berkapasitas 2500 cc dan mesin bensin 2000 cc, yang semuanya berkonfigurasi 4 silinder segaris.

Lalu manakah yang lebih baik untuk penggunaan harian Toyota Kijang Innova bermesin Diesel atau Bensin? Oke ya guys untuk yang pertama kita ulas dulu yang mesin berbahan bakar bensin.

Mesin bensin Innova

Mesinnya bensin 2000 cc memiliki kode 1TR-FE digunakan sejak awal diluncurkan yaitu tahun 2004 hingga generasi Kijang Innova Reborn terbaru 2020. Yang membedakan hanyalah emisi gas buangnya yang kini sudah mendukung standard emisi Euro 4(Dengan penambahan Threeway Catalitic Converter dan Settingan baru di ECU).

Karakter mesin bensin Kijang Innova adalah torsi-nya yang cukup terasa besar jika dipasangkan dengan trasnsmisi manual 5 percepatan yang perbandingan gigi rasionya besar dan pendek-pendek. Jadi walaupun torsi mesin-nya lebih kecil dibandingkan dengan yang mesin Diesel, tapi dengan transmisi manual torsinya cukup mumpuni untuk mendorong body bongsor Innova.

Namun saat mesin bensin 2000 cc ini dipasangkan dengan transmisi otomatis 4 percepatan di Innova lawas dan 6 percepatan di Innova Reborn tarikannya jadi tidak terlalu terasa alias kesannya biasa saja.

Oh iya Guys karena ini mesin bensin tentu suaranya lebih hening jika dibandingkan yang diesel. Namun suara menggerung berisik saat mesin baru saja dinyalakan tetap ada pada Innova bensin, karena dia masih mewarisi ke-khasan mesin Kijang yang menggunakan kipas radiator dari putaran mesin.

Mesin Diesel Innova 2KD dan yang terbaru 2GD

Toyota Kijang Innova lawas mengunakan mesin diesel dengan kode 2KD-FTV, common rail direct injection dengan turbocharger tanpa dilengkapi intercooler yang dapat menghasilkan tenaga sebesar 101 hp pada 3400 rpm dan torsi 200 Nm sejak 1600 rpm.

Oh iya Guys turbonya Innova Diesel lawas masih turbo yang biasa ya, belum Variable Nozzle Turbo(VNT).

Baru semenjak tahun 2015 yaitu lahirnya Innova Reborn, mesin diesel yang digunakan berganti menjadi berkode 2GD-FTV mesin ini juga digunakan oleh Toyota Fortuner. Jika sebelumnya kapasitas mesin diesel-nya adalah 2500 cc namun di tipe baru ini kapasitasnya malah turun Guys jadi 2400 cc. Tapi eh tapi tenaga yang dihasilkan justru lebih besar yaitu 149 hp pada 3400 rpm dan torsi sebesar 360 nm sejak putaran mesin 1200 rpm. Angka yang fantastis untuk mesin diesel standard pabrik, jos ghandos.

Kesimpulan Innova Diesel vs Bensin

Jadi menurut kami Innova Diesel apalagi pada generasi Reborn jauh lebih unggul dibandingkan mesin bensinnya. Apalagi jika anda memilih transmisi otomatis, yang versi diesel lebih terasa tarikannya. Berikut 3 keunggulan versi berbahan bakar solar:

  1. Tenaga dan torsi lebih besar
  2. Lebih Irit BBM
  3. Dapur Pacu baru 2GD lebih senyap.

Namun ada 2 catatan penting dari kami nih Guys. Pertama untuk Innova lawas yang menggunakan mesin diesel, suara mesinnya masih terdengar jelas di kabin karena peredaman kabinnya belum begitu bagus. Namun untuk yang Reborn suara mesinnya jauh lebih halus dan peredaman kabinnya juga sudah lebih  baik.

Kedua jika anda memilih Innova Reborn bermesin Diesel perhatikan kebersihan saringan bahan bakar. Ini mesin modern guys bukan mesin diesel seperti Isuzu Panther yagn terkenal badak, mesin 2GD-FTV ini lebih sensitif dengan bahan bakar yang kotor dan jangan sampai telat ganti oli kalau nggak pengen mesinnya ngobos.

Jadi gitu ya Guys kesimpulan Toyota Kijang Innova Diesel vs mesin Bensin. Versi peminum solar sudah tenaga lebih besar, konsumsi bbm juga lebih irit mantaplah pokoknya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *